Mengumpulkan serpihan semangat di Blok 7, Respirasi!


Serpihan

Serpihan

Wow. Tak terasa sudah lama aku ngga ngisi blog ini, kangen saat-saat jari ini sudah menari di atas keyboard dan susah untuk berhenti, hehe. Oke. Masih dalam suasana bulan Syawal 1431 H, saya mohon ma’af lahir batin kepada semua orang di penjuru dunia, mungkin dari menulis, mengetik *apa bedanya*, dan khilaf yang telah dilakukan oleh insan yang tak sempurna ini, sekali lagi, ma’af.🙂 Alhamdulillah.

Fyuuh. Awal masuk ini dimulai dengan masuk di awalan blok baru di Fakultas Kedokteran Universitas Jember, Blok Respirasi. Melihat jadwal di buku modul aja udah penuh dengan jadwal kuliah senin sampai jum’at dari jam setengah enam sampai jam 2 siang. Ya Allah. Memang berat, tapi ini demi tujuan mulia dari dokter itu sendiri, Sumpah Dokter pasal 1, Saya akan membaktikan hidup ini demi kepentingan kemanusiaan. Yooo. Semangat lagi!

Kuliah di semester ini juga mulai di Rumah Sakit dr. Soebandi yang merupakan rumah sakit pendidikan bagi para mahasiswa di FK Unej. Ya, walaupun masih belum menangani pasien secara langsung, tapi melihat banyak orang yang dirawat disana terkadang membuat perasaan ini bercampur aduk, antara ingin sekali langsung bisa mengobati mereka dan masih minimnya ilmu yang aku dapat di semester 3 ini. Jadi, aku hanya bisa berdo’a untuk mereka agar mereka selalu diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaanNya. Dan satu lagi yang lebih penting, berusaha untuk menjadi dokter yang profesional.

Selanjutnya, organisasi. Ya, amanah yang semakin banyak membuat aku harus bisa maksimal dalam melakukan manajemen waktu. Agenda kegiatan yang dimulai dari penyambuta mahasiswa baru sampai agenda nasional sudah menunggu di depan mata. Sebenernya pengen sih menolak untuk menjadi panitia dalam suatu kegiatan di kampus, tapi aku kadang-kadang kasihan sama ketua panitianya, cuma sedikit yang jadi panitia, jadi ya ikhlaskan karena Allah sajalah. Aku yakin, balasanNya pasti lebih baik daripada apa yang sudah aku lakukan sekarang.

Next, tentang semuanya yang telah terjadi, pengalaman yang telah kulewati, orang-orang yang telah aku kenal, dan semuanya. Apa ya? Err, mungkin kesimpulan ya. Hehehe, agak ngga nyambung juga soalnya ini sudah malem #curcol. Ya, kesimpulannya, apapun yang kita lakukan di dunia ini, mungkin ikhlas adalah cara terbaik untuk membuat hati ini terasa ringan dalam melakukan segala aktifitas ini. Jika kita ikhlas, maka beban iri, dengki, marah, dan sifat-sifat syaitan lainnya tidak bisa merasuki jiwa yang tenang, Right?

About devezzfil

Hello World. I'm just a college student with normal habits. Go to college, learning, playing, and do others stuff that make me to be a better student. My hobby is surfing on internet, writing, and now i'm learning how to editing a photo. At all, I just same as you, a person who wanna live peacely. Have a good day!
This entry was posted in Story Line and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s