Pengalaman Adalah Guru yang Terbaik!


Sudah lama tidak menulis. :( Yaa, maklum, akhir-akhir ini aku disibukkan oleh banyaaak kegiatan di kampus, baik itu tugas akademik maupun organisasi. Tahukah kamu? *kek acara di TV aja :p* saking padatnya sampai-sampai ada 3 rapat yang harus aku hadiri dalam waktu yang bersamaan. :| andai saja aku bisa menguasai jurus kagebunshin no jutsu milik naruto, mungkin aku bisa menghadiri 100 rapat sekaligus, hehe.

FYI *for your information* aku menulis ini malam, err, bukan, pagi, jam 12.21, dan sedang bersemayam di laboratorium TI, lumayan lah inet gratis plus cepet pula. Dan pengalaman adalah guru yang terbaik bukan? *gak nyambung.wordpress.com* Hehe, ini tulisan meracau karena agak stress ngga bisa tidur malem ini. Maka dari itu, daripada menganggur, maka aku menulis. :)

Oke, Pengalaman Adalah Guru yang Terbaik, sepakat? InsyaAllah. Sudah sering kita dengar kosa kata ini, bahkan terabadikan di salah satu merk buku terkenal. :p Tapi, apakah kita benar-benar memahami arti dari kalimat itu? Sudahkah kita belajar dari pengalaman-pengalaman buruk kita untuk menjadi seseorang yang lebih baik?

Ya, jawabannya ada pada diri kita masing-masing. Bagi yang sudah merasa tiap detik yang sekarang lebih baik daripada detik sebelumnya, aku ucapkan selamat! Dan yang belum, jangan berkecil hati, mari kita belajar bersama-sama.

Saya membaca sebuah buku tentang pengalaman. Isinya lumayan membuat rasa penasaran ini tergugah untuk terus membacanya. Mungkin itu adalah hal umum yang biasa kita lakukan, namun kita jarang menyadarinya. Disebutkan bahwa sumber pengalaman itu ada tiga, pertama pengalaman pribadi, kedua pengalaman orang lain, dan ketiga pengalaman di masa yang akan datang.

Nah, untuk pengalaman pribadi, sebagian besar dari kita sering sekali menggunakannya secara sadar. Beberapa hal yang kurang di masa lalu yang berusaha kita perbaiki di masa kini. Itulah gunanya pengalaman ini. Namun tidak jarang ada yang terperosok sampai dua kali dalam kesalahan yang sama. Saya teringat sebuah hadist yang menyebutkan bahwa orang yang lebih baik daripada hari kemarin adalah orang yang beruntung.

Pengalaman orang lain. Kita punya banyak teman. Ada banyak orang di sekitar kita. Dari hasil pengolahan panca indra maka sebenarnya kita dapat memanfaatkan pengalaman orang disekitar kita sebagai pengetahuan untuk menghadapi kejadian yang sama dan kita bisa melakukan tindakan yang tepat untuk mengatasi kejadian itu. Sulit dibayangkan ya? Oke, lebih baik dengan contoh.

Si Adi bercerita kepada adiknya bahwa ia berangkat sekolah jam 6.45 dan setelah sampai di sekolah Adi telat. Nah, si adik yang tahu bahwa jika ia berangkat jam 6.45 dari rumah, maka ia juga pasti akan telat. Maka si adik sudah mengantisipasi bahwa pukul 6.30 ia harus sudah berangkat dari rumah.

Lalu, bagaimanakah bentuk pengalaman masa depan? Hmm. Agak sulit juga menjelaskannya. Tapi intinya, pengalaman masa depan ini adalah semangat kita untuk menyongsong masa depan. Walaupun belum terwujud, tapi gambaran masa depan harus sudah ada di kepala kita. Bayangkan kita akan menjadi apa yang akan kita cita-citakan. Kalau aku sih, aku ingin menjadi dokter. *amiiiin* Nah, bayangan itu sudah tertanam. Kalau aku tidak belajar? Apa bisa aku menjadi dokter? Nope. Jadi kita akan terpacu untuk belajar dan berharap cita-citaku bisa terwujud dengan usaha maksimal di masa ini.

Yop. Itulah pengalaman. Sebuah atau seorang guru yang terbaik yang kalau kita memanfaatkannya dengan benar maka akan terwujud sebuah keseimbangan. :)

About these ads

About devezzfil

Hello World. I'm just a college student with normal habits. Go to college, learning, playing, and do others stuff that make me to be a better student. My hobby is surfing on internet, writing, and now i'm learning how to editing a photo. At all, I just same as you, a person who wanna live peacely. Have a good day!
This entry was posted in Story Line and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s